Kalurahan Wonolelo Adakan Rembug Stunting
Wonolelo.id. Rembuk Stunting di Kalurahan Wonolelo sebagai upaya untuk mengatasi masalah stunting di wilayah Kalurahan Wonolelo. Rembuk Stunting merupakan forum partisipatif melibatkan berbagai pihak terkait seperti Kader Kesehatan, Puskesmas, KUA, Remaja, Pendamping Desa, dan pemerintah Kapanewon Pleret. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa (08/08) di Pendopo Kalurahan Wlonolelo.
Dalam rembuk tersebut, dijelaskan bahwa stunting adalah masalah kekurangan gizi kronis pada anak yang menyebabkan pertumbuhan fisik dan mental yang tidak optimal. Stunting dapat terjadi karena kurang asupan gizi sejak anak dalam kandungan hingga usia 5 tahun. Dalam kasus stunting, perkembangan otak dan tinggi badan anak terhambat. Hal ini bisa mengakibatkan dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup dan prestasi anak di masa depan.
Dalam rembuk tersebut, masyarakat kalurahan wonolelo dibekali dengan pengetahuan tentang pentingnya pemberian makanan yang bergizi dan seimbang bagi anak-anak. Masyarakat juga diberikan pemahaman tentang pentingnya hygiene dan sanitasi yang baik dalam mencegah stunting. Selain itu, rembuk juga mengajak masyarakat untuk melakukan monitoring terhadap pertumbuhan anak secara rutin dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan jika terdapat masalah.
Selain edukasi, dalam rembuk juga dibahas berbagai langkah konkret untuk mencegah dan mengatasi stunting. Salah satunya adalah dengan mendorong peningkatan akses makanan bergizi bagi anak-anak, baik melalui perbaikan pertanian lokal maupun distribusi makanan tambahan. Selain itu, rembuk juga membahas pemberian dukungan kepada ibu hamil agar mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup selama masa kehamilan.
Tujuan dari Rembuk Stunting Kalurahan Wonolelo adalah untuk menciptakan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mencegah stunting. Diharapkan, dengan adanya rembuk ini, masyarakat akan lebih peduli dan berperan aktif dalam memberikan asupan gizi yang baik bagi anak-anak mereka. Selain itu, diharapkan juga adanya dukungan dari pemerintah desa dan berbagai pihak terkait untuk mengimplementasikan langkah-langkah konkret dalam mencegah dan mengatasi stunting. (Mfd)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin